Halaman untuk berbagi

Catatan ringan tentang kehidupan sehari-hari Ilmia

Archive for April, 2006


cintailah dirimu sendiri

kamu pernah merasa rendah diri karena kamu perempuan yang tidak bisa mengatur keuangan? kamu juga pernah merasa minder karena tidak pandai merawat tanaman? atau kamu pernah merasa bukan perempuan saat kamu tidak bisa bicara pelan, atau lemah lembut?

hey… saya pernah!

menyedihkan yah?! tapi itulah yang saya rasakan beberapa pekan yang lalu. saya merasa ada gangguan citra diri saya sebagai seorang perempuan. saat pengaturan keuangan tidak rapi, saat saya merasa tidak pandai merawat tanaman, dan saat saya begitu ‘macho’ sebagai seorang perempuan.

well, masalahnya adalah saya merasa saya bukan perempuan! dan saya berpikir, orang-orang yang saya sayangi punya kerangka berpikir bahwa perempuan itu harus begini, harus begitu. begini dan begitu tadi termasuk di dalamnya pandai mengatur keuangan, pandai merawat tanaman, dan harus kemayu (eh apa yah istilahnya…ya pokoknya begitulah).

akhirnya saya curhat pada seorang sahabat tentang persoalan itu. saya rasa ini keterlaluan. kok bisa saya jadi nggak pede begini cuma karena uang, bunga, dan cara bicara! astaghfirullah… ini menyedihkan!

setelah saya curhat, dengan sangat menakjubkan sahabat saya ini tertawa. renyah betul tertawanya. sambil bilang "mia…mia… gini nih arti peribahasa gajah dipelupuk mata nggak keliatan sementara semut di seberang lautan jelas keliatan". lalu dia melanjutkan "mi, no body’s perfect! lo stuju kan?" saya mengangguk, tapi masih ada pertanyaan…’maksud lo?’ lalu dia melanjutkan dengan mimik agak mulai serius ketimbang di awal. "lo aneh, siapa yang ngga mau jadi perempuan sempurna. bisa ini, bisa itu, punya ini, punya itu. semua juga mau. cuman masalahnya, Allah tahu lo bakalan sombong kalo punya semuanya…hehe… tapi maksud gw bukan itu, lo sekarang liat deh, lo bisa masak, lo bisa matching2in pakaian, lo bisa mendesain tata ruang kamar lo, lo kreatif, lo juga pandai bergaul, lo percaya diri, hey man! banyak perempuan yang juga nggak punya itu. mungkin mereka ngiri sama lo. sekarang masalahnya, lo yang lagi ngiri sama orang karena lo ngga bisa ngatur uang, ngga bisa nanem bunga, dan berlaku lemah lembut. jangan putus asa, lo juga bisa kok. percaya deh sama gw. yang penting lo sayang sama diri lo. okey?"

hufh! canggih banget yah sahabat saya itu. suci namanya. pendiam tapi periang (haha.. bisa yah). well ci, thanks!

betul dia bilang, yang perlu saya lakukan hanyalah mencintai diri saya. itu saja. cukup dengan mencintai diri sendiri. artinya, saat saya mencintai diri saya sendiri, saya menerima diri saya apa adanya, sambil terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri saya untuk terus lebih baik. :)

nah, karena saya mencintai diri saya, maka sekarang, saya belajar bagaimana mengatur keuangan, bagaimana merawat tanaman, dan bagaimana bersikap (hehe.. biar agak feminin gitcu..). tapi tetep, mia ya mia. beginilah adanya. oke?! I love myself..

tiga jari persahabatan

nggak tahu kenapa, tiba-tiba saya jadi berpikir, bagus juga yah orang yang berinisiatif membuat tanda dengan mengacungkan tanda "metal" itu. itu loh… melipat jari tengah dan jari manis, sehingga yang tegak hanya jari kelingking, telunjuk, dan ibu jari.

saya pikir, tiga jari itu penting sekali dalam persahabatan. coba deh kita ingat-ingat. kita tidak lepas dari peran tiga jari itu dalam menjaga persahabatan. nggak percaya? oke… kita bahas satu persatu.

mulai dari yang kecil, si kelingking. waktu kecil, ingat nggak kalau kita baikan sama teman sehabis marahan? (haha…) pasti cantelan (kalau bahasa saya), kelingking kita bertemu dan kita baikan. jadi menurut saya, kelingking dalam hal ini simbol kerukunan.

kemudian yang gemuk, ibu jari. kapan kita mengacungkan ibu jari? saat kita memuji kan? biasanya kita mengacungkan jempol saat kita menyatakan kekaguman atau singkatnya kita mengakui kehebatan seseorang atau kebaikan sesuatu. iya kan?

yang terakhir, jari telunjuk. setelah tadi ada kelingking sebagai simbol kerukunan, jempol sebagai simbol dukungan, maka telunjuk adalah penyeimbangnya (haha…sok bikin teori). telunjuk berarti peringatan. iya kan? biasanya kita memperingati seseorang pasti dengan menggunakan telunjuk, bukan jari tengah atau jari manis misalnya.

nah, jadi sekarang sepakat kan sama saya bahwa tiga jari itu, punya makna yang dalam bagi persahabatan. jangan lupa untuk senantiasa menjaga kerukunan, memberikan dukungan, juga saling mengingatkan pada sahabat kita.

-with all my love to all my friend-

pusying deh….

hehey..! sekarang saya sudah pindah kost.

hah…capek banget pindah kostan itu yah?! baru kerasa. soalnya pindahan kali ini tanpa bantuan orang rumah. alhamdulillah ada teman-teman asrama yang baik hati dan tentunya tukang angkot. si bapa supir itu baik banget. mau tukeran dua lembar dua puluh ribuan sama tenaganya untuk ngangkut dan untuk nganter. alhamdulillah…

badan sempat drop sehabis pindahan. stres psikis kayanya mah, soalnya HP saya rusak. rabu lalu baru selesai di opname dari Nokia care. hey.. saya beri tahu yah, janganlah jadi orang males nyatet kayak saya. apa2 dicatat di HP. akibatnya HP ngamuk karena memory overload. dan jengjreng! mati total. eh ga deng, alhamdulillah bisa nyala lagi setelah di reset ulang.

nah, akibat direset ulang itulah, saya kehilangan no telp semua kolega! jadi, buat teman2 yang kebetulan baca ini, sudilah kiranya (hehe) mengirimkan sms ke no saya sekaligus memberikan namanya. maaf yah.. saya betul-betul tidak hapal no siapapun kecuali papa, mama, dan aa. haduh, payah yah?

seminggu lalu komunikasi agak terhambat. belasan sms tidak terbaca tepat waktu setiap harinya. agenda agak berantakan. seperti biasa, hobi kasih kabar dadakan masih sering terjadi dalam keseharian saya. tapi alhamdulillah, sudah teratasi. semoga nggak rusak lagi. doakan yah.

pusing banget nih akhir-akhir ini. kayaknya banyak sekali yang harus dikerjakan. ga ada habisnya! ingin rasanya tidur 8-9 jam satu hari…aja. bangun tidur mandi dan luluran (haha), terus sambil makan nonton kartun. agak siangan dikit nonton talkshow, film, atau creambath sambil baca chicklit (haha..pamalesan!).

hua…ingin menghirup udara segar. ada yang berniat mengajak? hehe… (udah kelewat pusing ini teh)