cintailah dirimu sendiri
kamu pernah merasa rendah diri karena kamu perempuan yang tidak bisa mengatur keuangan? kamu juga pernah merasa minder karena tidak pandai merawat tanaman? atau kamu pernah merasa bukan perempuan saat kamu tidak bisa bicara pelan, atau lemah lembut?
hey… saya pernah!
menyedihkan yah?! tapi itulah yang saya rasakan beberapa pekan yang lalu. saya merasa ada gangguan citra diri saya sebagai seorang perempuan. saat pengaturan keuangan tidak rapi, saat saya merasa tidak pandai merawat tanaman, dan saat saya begitu ‘macho’ sebagai seorang perempuan.
well, masalahnya adalah saya merasa saya bukan perempuan! dan saya berpikir, orang-orang yang saya sayangi punya kerangka berpikir bahwa perempuan itu harus begini, harus begitu. begini dan begitu tadi termasuk di dalamnya pandai mengatur keuangan, pandai merawat tanaman, dan harus kemayu (eh apa yah istilahnya…ya pokoknya begitulah).
akhirnya saya curhat pada seorang sahabat tentang persoalan itu. saya rasa ini keterlaluan. kok bisa saya jadi nggak pede begini cuma karena uang, bunga, dan cara bicara! astaghfirullah… ini menyedihkan!
setelah saya curhat, dengan sangat menakjubkan sahabat saya ini tertawa. renyah betul tertawanya. sambil bilang "mia…mia… gini nih arti peribahasa gajah dipelupuk mata nggak keliatan sementara semut di seberang lautan jelas keliatan". lalu dia melanjutkan "mi, no body’s perfect! lo stuju kan?" saya mengangguk, tapi masih ada pertanyaan…’maksud lo?’ lalu dia melanjutkan dengan mimik agak mulai serius ketimbang di awal. "lo aneh, siapa yang ngga mau jadi perempuan sempurna. bisa ini, bisa itu, punya ini, punya itu. semua juga mau. cuman masalahnya, Allah tahu lo bakalan sombong kalo punya semuanya…hehe… tapi maksud gw bukan itu, lo sekarang liat deh, lo bisa masak, lo bisa matching2in pakaian, lo bisa mendesain tata ruang kamar lo, lo kreatif, lo juga pandai bergaul, lo percaya diri, hey man! banyak perempuan yang juga nggak punya itu. mungkin mereka ngiri sama lo. sekarang masalahnya, lo yang lagi ngiri sama orang karena lo ngga bisa ngatur uang, ngga bisa nanem bunga, dan berlaku lemah lembut. jangan putus asa, lo juga bisa kok. percaya deh sama gw. yang penting lo sayang sama diri lo. okey?"
hufh! canggih banget yah sahabat saya itu. suci namanya. pendiam tapi periang (haha.. bisa yah). well ci, thanks!
betul dia bilang, yang perlu saya lakukan hanyalah mencintai diri saya. itu saja. cukup dengan mencintai diri sendiri. artinya, saat saya mencintai diri saya sendiri, saya menerima diri saya apa adanya, sambil terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri saya untuk terus lebih baik.
nah, karena saya mencintai diri saya, maka sekarang, saya belajar bagaimana mengatur keuangan, bagaimana merawat tanaman, dan bagaimana bersikap (hehe.. biar agak feminin gitcu..). tapi tetep, mia ya mia. beginilah adanya. oke?! I love myself..